Egidius Patnistik | Kistyarini |
Selasa, 15 Mei 2012 | 14:26 WIB


PITTSBURGH, KOMPAS.com — Kompetisi sains internasional tingkat remaja (International Science and Engineering Fair) yang disponsori Intel secara resmi dibuka, Senin (14/5/2012) malam waktu Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Sekitar 1.500 perserta dari 68 negara, termasuk enam siswa SMA dari Indonesia, hadir dalam pembukaan kompetisi yang akan memperebutkan total hadiah 3 juta dollar AS itu. Hadiah akan berupa uang tunai dan beasiswa.

Dalam acara pembukaan, panitia menampilkan Benjamin Gulak, CEO & Chairman BPG-Werks sebagai pembicara utama. Gulak terkenal karena menciptakan The Uno, kendaraan bertenaga listrik ramah lingkungan yang menyerupai unicycle (sepeda beroda satu) bermotor. Gulak tiga kali menjadi finalis kompetisi ISEF, yaitu tahun 2004, 2006, dan 2007.

Gulak sengaja ditampilkan guna merangsang para peserta berpikir bahwa proyek atau karya mereka dapat menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Gulak dan sejumlah profesional lain yang tampil pada acara itu membagi resep tentang apa yang para remaja itu perlu tahu agar bisa menjadi pengusaha di masa depan.

Sementara itu, Elizebth Marincola, Presiden Society for Science & the Public (SSP), yang merupakan penyelenggara ISEF, dalam sambutan tertulisnya menyatakan, para finalis Intel ISEF punya potensi untuk membantu menyelesaikan banyak persoalan dunia yang menyebalkan. Peserta juga dapat membantu merealisasikan komunitas global yang paling baik.

Enam siswa Indonesia peserta kompetisi yang akan berakhir pada Jumat ini adalah Muhammad Lutfi Nurfakhiri dari SMAN 1 Bogor, Jawa Barat; Efa Fazriyah Haryono dan Marwah Zairah dari SMAN I Malimping, Banten; serta Aulia Azka Januartika, Anas Mufid Nurrochman, dan Amelia Nugrahanigrum dari SMAN 1 Yogyakarta. Mereka adalah pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja Bidang Teknik yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tahun 2011.

Lutfi akan menampilkan karya bertopik "Sensor Optik sebagai Alat Efisiensi Pemakaian Pupuk Nitrogen pada Tanaman Padi". Efa dan Marwah membuat karya kolaborasi berjudul "Kertas Antirayap dari Jerami Padi dengan Penambahan Daun Sirsak". Sementara Aulia, Anas, dan Amelia akan memamerkan karya bertajuk "Rancangan Dam Pemecah Lahar Dingin".

Indonesia mulai mengirim peserta tahun 2010. Tahun lalu, peserta Indonesia meraih penghargaan khusus, yaitu untuk kategori China Association for Science and Technology.

ISEF bermula dari National Science Fair yang dirancang SSP, yang kemudian dikenal sebagai Science Service, pada 1950. Tahun 1958, pameran itu menjadi peristiwa internasional untuk pertama kalinya ketika Jepang, Kanada, dan Jerman bergabung. Intel resmi menjadi sponsor utama ISEF sejak 1997 dan berkomitmen untuk mendukung acara tersebut hingga 2019.



http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/14264937/Kompetisi.Sains.Intel.ISEF.2012.Resmi.Dibuka
 


Comments




Leave a Reply